LHKPN Janggal, Pekan Depan KPK Akan Kembali Memanggil Reihana

Posted by:

ABNEWS – Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) milik Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lampung Reihana dinilai janggal dan tak wajar. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan kembali meminta keterangan Reihana pekan depan.

Pihak KPK menduga harta milik Reihana tidak sebanding dengan jabatan Kadinkes Lampung yang telah dijabatnya selama 14 tahun.

“Kecillah 14 tahun jadi (kepala) dinas masak hartanya cuman Rp 2 miliar. Yang bener-bener aja,” kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, seperti dikutip detikcom, di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Selasa (9/5/2023).

Diketahui Reihana memiliki kekayaan sebesar Rp 2,7 miliar, merujuk pada LHKPN terbaru yang dilaporkan ke KPK. 

Namun pihak KPK menilai angka kekayaan itu tidak selaras dengan jumlah pendapatan yang seharusnya diterima Reihana dari jabatannya selama ini.

Kan kalau dikumpulin dia jadi dewan pengawas di dua tempat. Pokoknya pendapatannya harusnya nggak segitu,” cetus Pahala.

Seperti diketahui, Reihana memenuhi panggilan KPK pada Senin (8/5/2023) dan dimintai keterangan selama 3,5 jam.

Terkait asal-usul kekayaan Reihana, sejauh ini tim KPK tengah menelisik lebih dalam.

Menurut Pahala, keterangan Reihana tidak sesuai dengan data di LHKPN. Reihana pun baru mengaku bahwa data LHKPN miliknya ternyata diisi oleh stafnya.

“Ya hartanya ditanya. Ternyata dia jawab lain karena yang mengisi kata dia stafnya,” ujar Pahala.

Pahala mengatakan, KPK memutuskan memanggil Reihana pada pekan depan dan akan kembali meminta Reihana untuk menjelaskan soal LHKPN miliknya.

“Minggu depan Reihana kita panggil lagi, karena yang kemarin ternyata LHKPN-nya dibuat oleh stafnya. Makanya lima tahun jumlahnya nggak berubah, dia nggak tahu. Makanya kita akan panggil lagi karena dia juga nggak meyakini angkanya,” terang Pahala.

Lebih lanjut Pahala juga mengatakan, pihaknya kini telah mengantongi data perbankan milik Reihana. KPK mengaku masih membutuhkan keterangan Reihana soal data perbankan tersebut.

“Beberapa rekening bank tidak dilaporkan, baru kemarin kita dapat rekening banknya. Kita lihat isinya dan kita putuskan minggu depan kita panggil (lagi),” tandas Pahala. (*)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses