Presiden Segera Terbitkan Keppres Terkait Jabatan Pimpinan KPK

 

ABNEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) baru terkait masa jabatan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keppres itu akan mengganti keppres yang telah dikeluarkan saat pengangkatan Pimpinan KPK pada 2019.

Masa jabatan Pimpinan KPK yang harusnya berakhir tahun ini akan diperpanjang selama satu tahun ke depan. Lantaran adanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) sehingga mengubah masa jabatan pimpinan KPK dari 4 tahun menjadi 5 tahun.

“Berdasarkan penjelasan juru bicara Mahkamah Konstitusi, maka tidak ada tafsiran lain bahwa masa jabatan pimpinan KPK diperpanjang 1 tahun sampai 20 Desember 2024,” kata Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Syarif Hiariej atau Eddy Hiariej, kepada wartawan, Jumat (26/5/2023).

Eddy mengatakan Presiden Jokowi akan mengeluarkan Keppres itu untuk mengganti keppres yang telah dikeluarkan sebelumnya.

“Dengan demikian, Presiden akan mengubah keppres terkait masa jabatan pimpinan KPK yang akan berakhir 20 Desember 2023 diperpanjang satu tahun ke depan menjadi 20 Desember 2024,” ujar Eddy.

Selain konstitusional dan bersifat final, keputusan MK juga telah dianggap mengikat.

“Penjelasan juru bicara Mahkamah Konstitusi memberikan kepastian sehingga tidak ada lagi kontroversi dalam menafsirkan putusan Mahkamah Konstitusi dalam perkara a quo,” sambungnya.

Sebagai informasi, pimpinan KPK saat ini diambil sumpah jabatannya pada Desember 2019. 

Saat itu, pembacaan sumpah/janji sebagai Pimpinan KPK masa jabatan 2019-2023 yang ditetapkan berdasarkan Keppres nomor 112/P/2019 tertanggal 21 Oktober 2019 dan Keppres nomor 129/P/2019 tertanggal 2 Desember 2019 tentang Pengangkatan Komisioner KPK 2019-2023.

Kala itu masa jabatan KPK dibatasi selama 4 tahun di dalam UU KPK. Tapi kini, MK memutuskan mengubah masa jabatan pimpinan KPK dari 4 tahun menjadi 5 tahun.

Juru bicara MK Fajar Laksono menjelaskan tentang berlakunya putusan MK atas gugatan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron terkait perpanjangan masa jabatan pimpinan KPK menjadi 5 tahun. MK menegaskan putusan ini berlaku mulai dari pimpinan KPK saat ini.

“Sebagaimana diatur dalam UU MK, putusan berlaku dan memiliki kekuatan mengikat sejak selesai diucapkan dalam sidang pleno pengucapan putusan,” ujar Fajar kepada wartawan, Jumat (26/5/2023).

Fajar menjelaskan pertimbangan mengenai keberlakuan Putusan 112/PUU-XX/2022 bagi Pimpinan KPK saat ini, ada dalam Pertimbangan Paragraf [3.17] halaman 117.

“Dengan mempertimbangkan masa jabatan pimpinan KPK saat ini yang akan berakhir pada 20 Desember 2023 yang tinggal kurang lebih 6 (enam) bulan lagi, maka tanpa bermaksud menilai kasus konkret, penting bagi Mahkamah untuk segera memutus perkara a quo untuk memberikan kepastian hukum dan kemanfaatan yang berkeadilan. MK menyegerakan memutus perkara ini agar Putusan memberikan kepastian dan kemanfaatan berkeadilan bagi Pemohon khususnya dan keseluruhan Pimpinan KPK saat ini,” katanya.

Karena itu, Fajar menegaskan putusan MK terkait perpanjangan masa jabatan pimpinan KPK berlaku mulai saat ini. Dia mengatakan masa jabatan Pimpinan KPK yang diketuai Firli Bahuri diperpanjang hingga 2024.

“Pimpinan KPK yang saat ini menjabat dengan masa jabatan 4 tahun, dan akan berakhir pada Desember 2023 diperpanjang masa jabatannya selama 1 tahun ke depan hingga genap menjadi 5 tahun masa jabatannya, sesuai dengan Putusan MK ini,” tukasnya. (*)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses